Universitas Warmadewa Hadirkan Smart Security Tenaga Surya, Perkuat Keamanan Kawasan Pura di Klungkung

Kamis, 16 Juli 2026

Card image

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Warmadewa bersama pengempon pura dan masyarakat Desa Gelgel usai pemasangan sistem Smart Security berbasis CCTV IP tenaga surya di kawasan Pura Ibu Kawitan Pasek Gelgel Bendesa Tangkas Kori Agung, Kabupaten Klungkung. (Foto: Dok/Warmadewa)

Males Baca?

KLUNGKUNG, SULUHRAKYAT.id -Pelestarian kawasan suci tidak hanya bergantung pada nilai-nilai adat dan budaya, tetapi juga membutuhkan dukungan teknologi yang mampu menjawab tantangan zaman.

Universitas Warmadewa menghadirkan inovasi Smart Security berbasis CCTV IP bertenaga surya di kawasan Pura Ibu Kawitan Pasek Gelgel Bendesa Tangkas Kori Agung, Banjar Tangkas, Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung.

Inovasi tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM). Program ini dirancang untuk meningkatkan sistem keamanan kawasan pura dengan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat adat dalam mengelola sistem keamanan berbasis digital.

Tim pengabdian diketuai I Made Sastra Dwikiarta, S.T., M.T., bersama I Putu Yudi Prabhadika, S.Si., M.Sc., Ir. I Made Surya Kumara, S.T., M.Sc., dan Putu Nanda Indirahajeng, S.Ars., M.Arch., P.Ars. Program ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Teknik Komputer Universitas Warmadewa sebagai implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Pelaksanaan program diawali dengan sosialisasi kepada pengempon pura, pecalang, dan masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung keamanan kawasan suci. Peserta juga memperoleh pelatihan pengoperasian CCTV IP, pemanfaatan energi surya sebagai sumber listrik mandiri, sistem pemantauan secara real-time melalui perangkat digital, hingga tata cara pemeliharaan perangkat agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

Ketua Tim Pengabdian, I Made Sastra Dwikiarta, mengatakan sistem Smart Security tersebut dikembangkan untuk menjawab keterbatasan infrastruktur listrik sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan kawasan pura tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

"Sistem Smart Security berbasis CCTV IP tenaga surya ini dirancang agar mampu melakukan pemantauan selama 24 jam secara mandiri melalui energi terbarukan. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan keamanan kawasan pura, tetapi juga menyediakan dokumentasi visual yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi apabila terjadi gangguan keamanan," jelasnya, Kamis (16/7/2026)

Pandangan senada disampaikan anggota tim, I Putu Yudi Prabhadika, yang menilai keberhasilan penerapan teknologi sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan dan memelihara sistem secara mandiri.

"Melalui pelatihan dan pendampingan, kami berharap pengempon dan pecalang mampu mengelola sistem keamanan ini secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujarnya.


Halaman :

Komentar

Berita Lainnya