TP PKK Bali Bergerak dan Berbagi, Perkuat Kesejahteraan Keluarga di Bangli

Rabu, 09 September 2026

Card image

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta saat Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” di Desa Pengiangan, Bangli. (Foto: Hms/Bangli)

Males Baca?

BANGLI,SULUHRAKYAT.id - Tim Penggerak PKK Provinsi Bali kembali menguatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat melalui aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di Kabupaten Bangli. Kegiatan ini menyasar kebutuhan dasar sekaligus mendorong keluarga agar semakin sehat, mandiri, dan berdaya.

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster hadir langsung bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta. Kegiatan dipusatkan di Balai Banjar Selat Nyuhan, Desa Pengiangan, Kecamatan Susut, serta berlangsung serentak di Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, dan Desa Satra, Kecamatan Kintamani.

Aksi sosial tersebut melibatkan jajaran TP PKK Provinsi dan Kabupaten Bangli, pimpinan OPD, perwakilan PD IBI Provinsi Bali, para camat, Ketua TP PKK Kecamatan, perbekel, hingga kader PKK desa. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam memastikan program sosial menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 50 penerima manfaat mendapat bantuan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari kelompok masyarakat kurang mampu, termasuk lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, serta kader PKK.

Bantuan yang disalurkan berupa beras, telur, dan susu. Tidak hanya menjadi bantuan pemenuhan kebutuhan pangan, paket tersebut diarahkan untuk mendukung kecukupan gizi keluarga, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta mengapresiasi kepedulian TP PKK Provinsi Bali yang secara rutin menyasar masyarakat Bangli. Menurutnya, kehadiran program tersebut memberikan dukungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tingkat masyarakat.

“Kehadiran Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali beserta jajaran merupakan kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami. Bantuan yang disalurkan hari ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian bersama,” ujar Ny. Sariasih.

Sementara itu, Ny. Putri Koster menekankan bahwa kesejahteraan keluarga harus dibangun dari pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan bergizi. Asupan makanan pokok, protein, dan omega menjadi perhatian penting untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting.

Penguatan keluarga juga diarahkan pada kemandirian pangan. Masyarakat didorong memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam kebutuhan pangan sederhana, seperti cabai dalam pot di sekitar dapur. Hasil pertanian lokal, termasuk umbi-umbian dan jeruk, juga dapat diolah menjadi pangan bernilai guna.

Ny. Putri Koster turut mendorong keterlibatan laki-laki dalam pekerjaan domestik. Menurutnya, ketahanan keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan, tetapi membutuhkan pembagian peran dan dukungan seluruh anggota keluarga.

Pelatihan memasak yang diberikan kepada warga menjadi salah satu bentuk penguatan keterampilan masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pelatihan, tetapi dapat mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga.

Di bidang kesehatan, Ny. Putri Koster juga mengingatkan manajemen rumah sakit pemerintah agar memberikan pelayanan yang inklusif dan manusiawi kepada masyarakat, termasuk pengguna BPJS Kesehatan. Pelayanan kesehatan yang baik dinilai menjadi bagian tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengajak para perbekel dan masyarakat mendukung gerakan vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan. Langkah preventif tersebut penting untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pengendalian penyakit rabies.

“Semoga melalui kegiatan ini, sinergi antara TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kabupaten Bangli, dan seluruh stakeholder terkait dapat terus terjalin erat demi mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan mandiri,” tutup Ny. Putri Koster. (Dewa)


Komentar

Berita Lainnya





Ketika Pendidikan Tinggi Bertemu Lapangan Kerja