Terakhir Digelar 1991, Karya Ngenteg Linggih Kembali Dilaksanakan di Pura Dalem Tarukan Bebalang

Rabu, 24 Desember 2025

Card image

Krama Pura Dalem Taruk Banjar Adat Tegal melaksanakan prosesi Mendak Bagio Pule Kerti dalam rangkaian Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Agung di Kedatuan Agung Alang Sanja, Kelurahan Bebalang, Kabupaten Bangli, Rabu (24/12/2025). (Foto:Ist)

Males Baca?

BANGLI,SULUHRAKYAT.id - Setelah terakhir dilaksanakan pada tahun 1991, Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Agung Menawa Ratna Tawur Manca Kelud Nyenuk Ngebat Daun kembali digelar di Pura Dalem Tarukan, Banjar Adat Tegal, Kelurahan Bebalang, Kabupaten Bangli. Rangkaian karya ini berlangsung di Kedatuan Agung Alang Sanja, Rabu (24/12/2025), ditandai dengan pelaksanaan prosesi Mendak Bagio Pule Kerti.

Prosesi Mendak Bagio Pule Kerti diikuti oleh krama Pura Dalem Tarukan secara bergotong royong. Iring-iringan umat membawa sarana upacara menuju Kedatuan Agung Alang Sanja, diiringi dua barungan gambelan baleganjur sebagai bagian dari tradisi umat Hindu Bali dalam memuliakan rangkaian yadnya.

Kelih Ageng Pura Dalem Tarukan, Putu Gede Pertama Pujawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih ini bertujuan untuk melakukan penyucian dan pemantapan kembali kesucian pura yang telah puluhan tahun tidak melaksanakan karya besar.

“Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Agung ini merupakan upaya penyucian kembali Pura Dalem Tarukan sebagai stana Ida Bhatara Lelangit. Terakhir kali karya besar dilaksanakan pada tahun 1991, sehingga secara niskala sudah saatnya dilakukan pemantapan kembali,” ujar Putu Gede Pertama Pujawan.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian karya dilaksanakan dengan semangat ngayah dan gotong royong krama sebagai bentuk tanggung jawab spiritual bersama.

“Melalui karya ini, krama berharap kesucian pura dapat kembali diteguhkan serta memberikan kerahayuan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” katanya.

Pura Dalem Tarukan merupakan parhyangan Ida Bhatara Putra dan Ida Bhatara Balangan, yang menjadi pusat spiritual krama Banjar Adat Tegal. Dalam rangkaian Karya Ngenteg Linggih ini, krama berharap keseimbangan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan dapat terus terjaga.

Rangkaian upacara selanjutnya akan dilanjutkan dengan prosesi melasti ke Pura Segara Danu, Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Januari 2026 sebagai bagian dari penyucian pratima dan sarana upacara.

Dalam pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Agung ini, susunan prajuru Pura Dalem Tarukan yang ngayah antara lain:

Kelih Ageng: Putu Gede Pertama Pujawan

Juru Surat: Wayan Helmajaya

Juru Raksa: Made Sudarmawan

Kelih Tempek Kaler: Wayan Suardiana

Kelih Tempek Kelod: Wayan Suvedana

Kasinoman Ageng: Made Purnama Wijaya (Dewa)


Komentar

Berita Lainnya





Ketika Pendidikan Tinggi Bertemu Lapangan Kerja